Puan,pagi,dan semesta
Puan, Pagi, dan Semesta oh, hai semesta kemari, kau kutanya jenaka apa pula yang digelar? apa benar hanya jenaka? kembali, ke waktu kemaren kau tidak mengulangkan? bukan, aku menegaskan jangan kau ulang! sekarang, sang nurani kau tidak bermainkan? aku bukan menuduh tegasku, aku bertanya! mengapa selalu saja bukan mengalah atau kalah pun aku sedang bertanya jenaka yang terjadi apa? lalu, hai puan kau tak salah paras kau elok nan apik ciptaan indah pun tak tepisahkan aku tak salah aku puan pun begitu jelas saja tak apa ini membuat resah hai puan, sekian.

