Kenapa harus KPI?
Assalamualikum, Hai Salam kenal aku Putri Afifah Fitrianingtyas.aku biasa dipanggil Afifah..Seorang mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam di Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Walisongo Semarang. kalau kalian mengira aku kuliah di UIN karena berlatar belakang pondok pesantren kalian salah sih
Siapa aku?aku adalah lulusan salah satu SMA Negeri di Temanggung,Jawa Tengah. Ya! kalian tidak salah baca, SMA Negeri. cukup mengejutkan saat pertama masuk perkuliahan dimana mungkin lebih dari 80% anak kelasku adalah alumni pondok pesantren. lalu bagaimana posisiku dikelas sebagai seorang yang mungkin minim akan ilmu agama.dimana ilmu agama hanya didapatkan disekolah yang dijadikan satu mata pelajaran yaitu Pendidikan Agama Islam(PAI). Sedikit insecure si, bukan sedikit lagi tapi sangat banyak insecure.sudah banyak ditambah sangat lagi hehe.
Kenapa aku mengabil jurusan KPI? dulu aku mengira bahwa KPI merupakan jurusan yang mungkin kurang lebih tidak jauh dengan ilmu komunikasi. namun ternyata didalamnya juga mempelajari tentang ilmu agama lainnya seperti hadist,fiqh,filsafat,statistik dan masih banyak lagi mata kuliah keagamaannya lainnya. untuk mata kuliah itu sih masih bisa dipelajari melalui teori kurang lebihnya. namun untuk satu matkul yang mebuatku cukup ingin menyerah adalah mata kuliah bahasa arab. rasanya pengen sekali pindah kampus umum yang tidak ada bahasa arabnya.
Namun keputusanku mengambil program studi KPI bukan keputusan yang salah si menurutku. karena apa? komunikasi adalah hal yang pasti dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. minimal jika tidak bisa menerapkan semua yang dipelajari kita masih bisa mempraktikkan bagaimana cara berkomunikasi dengan baik dengan menerapkan etika komunikasi. disini kita juga belajar hal lain yang cukup membuatku nyaman dan ingin melanjutkan perjalanku. yaitu jurnalistik. menjadi seorang jurnalis merupakan impianku sejak kecil,diamna aku hanya berfikir kerja jurnalis adalah menulis. namun ketika dihadapkan di mata kuliah jurnalistik dan ternyata kitta juga diharuskan menjadi seorang yang mencari berita,menulis,mengedit,hngga mempublikasikan apa yang telah kita tulis, ini cukup menantang sepertinya.
Buat kalian pembaca ini, jangan ragu untuk melangkah dan mengambil keputusan. sebenarnya tidak pantas si aku memberi nasehat seperti itu karena aku sendiri masih ragu dalam keputusan yang telah aku ambil. namun,seiring berjalannya waktu kita bakal tau apa hikmah dibalik keraguan pengambilan keputusan tersebut. tetap semangat dan jangan menyerah.
Harapannya kita bisa bertemu di kampus tercinta UIN Walisongo Semarang. ditumggu bergabung menjadi keluarga besar program studi Komunikasi dan Penyiaran islam teman-teman. bye byeJ

Komentar
Posting Komentar