Puan,pagi,dan semesta
Puan, Pagi, dan Semesta
oh, hai semesta
kemari, kau kutanya
jenaka apa pula yang digelar?
apa benar hanya jenaka?
kembali, ke waktu kemaren
kau tidak mengulangkan?
bukan, aku menegaskan
jangan kau ulang!
sekarang, sang nurani
kau tidak bermainkan?
aku bukan menuduh
tegasku, aku bertanya!
mengapa selalu saja
bukan mengalah atau kalah
pun aku sedang bertanya
jenaka yang terjadi apa?
lalu, hai puan
kau tak salah paras
kau elok nan apik ciptaan
indah pun tak tepisahkan
aku tak salah aku
puan pun begitu
jelas saja tak apa
ini membuat resah
hai puan, sekian.
Komentar
Posting Komentar